Minggu, Maret 24, 2013

Teori Pengkondisian Operan


Kata Kunci: Pengkondisian Operan
Kelompok : 1
Anggota : 101402030 - Adlin Ichsan
                  111402015 - Fitria Ningsih
                  111402017 - Ryan Faisal
                  111402079 - Nathan Polindo
                  111402089 - Anthonius

Pada diskusi yang dilakukan pada pertemuan kuliah Pengantar Psikologi lalu kami telah mendiskusikan mengenai teori belajar Pengkondisian Operan. Apakah teori Pengkondisian Operan itu? Mari kita tinjau lebih lanjut.

B.F. Skinner
Teori pembelajaran Pengkondisian Operan yang diprakarsai oleh B.F. Skinner ini merupakan salah satu dari banyak teori tentang belajar yang telah berkembang sejak mulai abad ke 19 hingga sekarang ini. Teori Pengkondisian Operan ini menyatakan pembelajaran dimana konsekuensi dari perilaku menghasilkan perubahan dalam probabilitas perilaku itu akan diulangi. Jika ingin dijelaskan dengan bahasa sederhana teori ini menyatakan bahwa seseorang dapat mempelajari sesuatu lebih cepat apabila ia mendapatkan konsekuensi dari kegiatan pembelajarannya itu. Konsekuensi ini dapat berupa imbalan atau hukuman.

Menurut Skinner, unsur terpenting dalam belajar adalah adanya penguatan (reinforcement) dan hukuman (punishment). Penguatan adalah konsekuensi yang meningkatkan probabilitas bahwa suatu perilaku akan terjadi. Hukuman adalah konsekuensi yang menurunkan probabilitas terjadinya suatu perilaku. Penguatan sendiri dibagi menjadi dua bagian yakni penguatan positif (frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan stimulus yang mendukung {rewarding}) dan penguatan negatif (frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan penghilangan stimulus yang merugikan).

Contoh penerapan teori ini dalam kehidupan sehari-hari misalnya, seorang mahasiswa pemalu suatu hari dosennya menanyakan pertanyaan yang kemudian dijawabnya dengan baik. Teman-teman lainnya dan dosennya kemudian bertepuk tangan atas jawabannya tersebut. Mahasiswa tersebut akhirnya menjadi percaya diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan lainnya yang diajukan dan kemungkinan besar lama kelamaan sifat pemalunya akan hilang. Contoh ini merupakan salah satu contoh penguatan positif.

Jadi itu lah satu dari banyak teori pembelajaran yang dapat dipelajari. Untuk mengetahui teori pembelajaran yang lain silakan cek psotingan dari teman-teman lain yang dapat dikunjungi melalui blog http://psikologidantiusu.blogspot.com/.

Referensi:
http://tepenr06.wordpress.com/2011/11/09/teori-kondisioning-operan-b-f-skinner/
http://edukasi.kompasiana.com/2011/02/13/teori-bf-skinner-340649.html

2 komentar:

Unknown mengatakan...

thank ya kawan2

Unknown mengatakan...

thank ya kawan2

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktop