Jumat, Maret 29, 2013

Sudahkah posisi duduk anda ergonomis?

Duduk di depan komputer, mau itu karena pekerjaan, tugas kuliah ataupun nge-game, biasanya nggak bisa cuma sebentar. Bahkan menurut survey yang sebelumnya kulakukan, sekitar 60% koresponden menghabiskan waktu lebih dari 7 jam perharinya di depan komputer. Tentu hal ini dapat berpengaruh ke kesehatan. Hal ini terlihat dari banyaknya keluhan saat menggunakan komputer berlama-lama mulai dari sakit mata, sakit punggung, nyeri pundak dan masih banyak lagi. Padahal keluhan-keluhan ini sebagian besar dapat dihindari apabila menerapkan posisi duduk yang ergonomis saat menggunakan komputer.



Berikut beberapa tambahan tips posisi duduk yang ergonomis yang dikutip dari website ini.
Posisi duduk Yang Baik
  • Posisi paha Anda sebaiknya horizontal, sejajar dengan lantai tempat Anda bekerja.
  • Telapak kaki menapak ke lantai.
  • Bantalan dari kursi dapat menopang punggung Anda yang bawah, sehingga punggung dapat tetap tegak.
  • Jangan menggunakan posisi duduk yang sama jika bekerja cukup lama, rubahlah posisi duduk Anda sesekali.
  • Jangan membungkuk, rileks dan nikmati duduk yang santai.
  • Kepala tidak terlalu condong ke depan, tegak saja.
Posisi Monitor Yang Pas
  • Tidak ada penghalang Anda dengan monitor yang menyebabkan monitor tidak dapat dilihat dengan baik karena kotoran atau debu yang menempel.
  • Atur kecerahan dan ketajaman gambar monitor yang pas untuk mata.
  • Atur posisi monitor jangan sampai memantulkan cahaya yang menyilaukan.
  • Atur posisi atas layar monitor sejajar atau sedikit di bawah tatapan mata.
  • Jarak antara mata ke monitor adalah berkisar antara 0,5 sampai 0,6 meter.
  • Tambahan: dianjurkan untuk menggunakan software f.lux untuk mengatur cahaya monitor sesuai waktu (pengalaman pribadi)
Posisi Meja Komputer yang nyaman
  • Taruhlah keyboard Anda dengan posisi yang membuat lengan menjadi rileks dan nyaman.
  • Usahakan posisi siku dengan meja membentuk sudut 90 derajat.
  • Pergelangan tangan Anda berada pada posisi netral, lurus serta nyaman.
  • Saat mengetik usahakan pergelangan tangan Anda ada pada posisi yang tetap, namun bisa menjangkau tombol keyboard dengan jari.
  • Tempatkan mouse dekat dengan keyboard, sehingga  Anda tidak kesulitan menggerakan tangan terlalu jauh untuk menggunakannya.

Hasil Survey Psikologi dan TI


Berikut hasil survey yang saya lakukan dalam kurun waktu dua hari (28/03 - 29/03) dengan total koresponden 51 orang. Cara pengerjaan survey ini adalah dengan membagikan link form survey (dapat dilihat disini) ke berbagai group di Facebook. Survey ini bertujuan untuk mengetahui perilaku seorang pengguna komputer yang sering berjam-jam menggunakan komputer dan keluhannya.

1. Berapa lama waktu yang anda habiskan di depan komputer tiap harinya?
61% = >7 jam
29% = 5-7 jam
10% =  2-4 jam
Hasilnya tidak mengejutkan, lebih dari separuh koresponden menghabiskan waktu lebih dari 7 jam di  depan komputer. Hal ini jelas menunjukkan ketergantungan manusia pada komputer tidak terbantahkan lagi.

2. Hal apa yang anda lakukan dengan komputer yang paling banyak menyita waktu anda?
60% = Hiburan
22% = Browsing
18% = Pekerjaan dan tugas
Lebih dari separuh koresponden menjawab hiburan sebagai hal yang paling banyak menyita waktu mereka. Komputer, selain sebagai alat bantu dalam mengerjakan tugas dan pekerjaan, telah juga menjadi sarana hiburan yang tak terlepaskan dalam kehidupan sehari-hari, baik itu untuk menonton film, bermain game atau sekedar mendengarkan musik.

3. Dimanakah anda biasanya menggunakan komputer paling lama?
76% = Rumah
12% = Kantor
12% = Sekolah/kampus
Sekitar 76% koresponden menggunakan komputer paling lama saat berada di rumah. Ini menunjukkan kalau saat di rumah, kebanyakan orang langsung menghidupkan komputer dan menghabiskan waktu di depannya berlama-lama.

4. Apakah anda merasa nyaman saat berlama-lama menggunakan komputer?
82% = Ya
18% = Tidak
Ternyata berlama-lama di depan komputer tidak mengganggu kenyamanan sebagian besar dari koresponden. Tentu ini menunjukkan kalau mereka sudah terbiasa dengan berjam-jam di depan komputer.

5. Apakah anda biasanya melakukan break/istirahat saat berlama-lama menggunakan komputer?
80% = Ya
20% = Tidak
Disini yang ingin saya fokuskan adalah bahwa sekitar 20% koresponden tidak melakukan break meskipun berlama-lama menggunakan komputer. Hal ini tentu dapat berbahaya bagi kesehatan.

6. Adakah keluhan anda saat menggunakan komputer berlama-lama?
73 % = Ya
27% = Tidak
Tak mengherankan jika orang yang sering berlama-lama di depan komputer memiliki keluhan masalah kesehatan. Hal ini kemungkinan besar disebabkan karena posisi menggunakan komputer yang kurang ergonomis.

7. Apa keluhan anda saat menggunakan komputer berlama-lama? (Jawaban boleh lebih dari satu)
23% = Sakit mata
20% = Nyeri pundak
18% = Pusing
15% = Sakit punggung
14% = Sakit pergelangan tangan
10% = Sakit pinggang
Keluhan saat menggunakan komputer banyak berpusat di penglihatan (akibat menatap monitor), pundak (posisi mengetik yang salah), pusing (juga akibat terlalu fokus ke layar), punggung (posisi duduk yang salah), pergelangan tangan (penggunaan mouse yang salah) serta pinggang (akibat duduk di posisi yang sama selama berjam-jam).

8. Apakah anda tahu posisi duduk yang ergonomis saat menggunakan komputer?
65% = Ya
35% = Tidak
Dari yang menjawab Ya:
73% = Ada keluhan
27 % = Tidak ada keluhan
Ternyata masih ada yang belum mengetahui apa itu posisi duduk yang ergonomis. Dan yang memprihatinkan adalah dari koresponden yang menjawab tahu sekitar 73% mengatakan adanya keluhan. Dari sini dapat saya simpulkan jika masih banyak yang belum menerapkan posisi yang ergonomis saat menggunakan komputer.

Kesimpulan
Tak dapat dipungkiri lagi komputer telah menjadi bagian dari kehidupan kita. Ini dapat dilihat dari banyaknya waktu yang dikonsumsi dengan duduk di depan komputer selama berjam-jam. Namun tentu saja risiko kesehatan membayangi apabila kegiatan tersebut tidak dilakukan sesuai dengan semestinya, yaitu dengan posisi duduk yang ergonomis. Meski banyak koresponden yang tahu mengenai posisi ergonomis ini namun masih sedikit sekali yang menerapkannya. Untuk itu marilah mulai menerapkan posisi duduk yang ergonomis saat mempergunakan komputer, karena kalau bukan kita sendiri yang menjaga tubuh kita, siapa lagi?

Testimoni
Survey yang dilakukan secara online menurut saya merupakan salah satu cara untuk mengumpulkan data yang cepat, karena form dapat disebar ke berbagai jaringan sosial media seperti Facebook atau Twitter. Keakuratannya juga cukup baik, meskipun ada jawaban koresponden yang terkesan 'ngawur' namun sebagian besar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dengan baik.

Untuk hasil lengkap survey dapat dilihat disini.

(Adlin Ichsan - 101402030)

Minggu, Maret 24, 2013

Teori Pengkondisian Operan


Kata Kunci: Pengkondisian Operan
Kelompok : 1
Anggota : 101402030 - Adlin Ichsan
                  111402015 - Fitria Ningsih
                  111402017 - Ryan Faisal
                  111402079 - Nathan Polindo
                  111402089 - Anthonius

Pada diskusi yang dilakukan pada pertemuan kuliah Pengantar Psikologi lalu kami telah mendiskusikan mengenai teori belajar Pengkondisian Operan. Apakah teori Pengkondisian Operan itu? Mari kita tinjau lebih lanjut.

B.F. Skinner
Teori pembelajaran Pengkondisian Operan yang diprakarsai oleh B.F. Skinner ini merupakan salah satu dari banyak teori tentang belajar yang telah berkembang sejak mulai abad ke 19 hingga sekarang ini. Teori Pengkondisian Operan ini menyatakan pembelajaran dimana konsekuensi dari perilaku menghasilkan perubahan dalam probabilitas perilaku itu akan diulangi. Jika ingin dijelaskan dengan bahasa sederhana teori ini menyatakan bahwa seseorang dapat mempelajari sesuatu lebih cepat apabila ia mendapatkan konsekuensi dari kegiatan pembelajarannya itu. Konsekuensi ini dapat berupa imbalan atau hukuman.

Menurut Skinner, unsur terpenting dalam belajar adalah adanya penguatan (reinforcement) dan hukuman (punishment). Penguatan adalah konsekuensi yang meningkatkan probabilitas bahwa suatu perilaku akan terjadi. Hukuman adalah konsekuensi yang menurunkan probabilitas terjadinya suatu perilaku. Penguatan sendiri dibagi menjadi dua bagian yakni penguatan positif (frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan stimulus yang mendukung {rewarding}) dan penguatan negatif (frekuensi respons meningkat karena diikuti dengan penghilangan stimulus yang merugikan).

Contoh penerapan teori ini dalam kehidupan sehari-hari misalnya, seorang mahasiswa pemalu suatu hari dosennya menanyakan pertanyaan yang kemudian dijawabnya dengan baik. Teman-teman lainnya dan dosennya kemudian bertepuk tangan atas jawabannya tersebut. Mahasiswa tersebut akhirnya menjadi percaya diri untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan lainnya yang diajukan dan kemungkinan besar lama kelamaan sifat pemalunya akan hilang. Contoh ini merupakan salah satu contoh penguatan positif.

Jadi itu lah satu dari banyak teori pembelajaran yang dapat dipelajari. Untuk mengetahui teori pembelajaran yang lain silakan cek psotingan dari teman-teman lain yang dapat dikunjungi melalui blog http://psikologidantiusu.blogspot.com/.

Referensi:
http://tepenr06.wordpress.com/2011/11/09/teori-kondisioning-operan-b-f-skinner/
http://edukasi.kompasiana.com/2011/02/13/teori-bf-skinner-340649.html

Sabtu, Maret 23, 2013

Bunkasai 2013

Selama tiga hari ini (21-23 Maret) ada event Bunkasai atau festival budaya Jepang di Fakultas Ilmu Budaya USU. Ini sudah ketiga kalinya aku ikut berpartisipasi meramaikan event tahunan ini. Pada Bunkasai pertama dan kedua waktuku kebanyakan dihabiskan untuk keliling-keliling stand dan melihat-lihat. Namun kali ini aku lebih banyak ikutan membantu jaga di stand AnimeHQ.
Berhubung selama Bunkasai aku jarang keliling jadi nggak ada ngambil foto. Gambar diatas dicomot dari blognya Luthvirtue. Tampak pada foto stand-nya Velocity yang bersebelahan dengan stand AnimeHQ (sebelah kiri).

Seperti yang sudah ditulis diatas, pada Bunkasai kali aku sedikit sekali berkeliling sehingga aku kelewatan beberapa acara atau pagelaran yang menarik, seperti parade & omikoshi yang tidak sempat kulihat berhubung hari pertama (Kamis, 21 Maret) ada kuliah dan lab sampai siang. Kemudian juga ada demo sushi yang juga terlewat dari radar. Untuk Obakeyashiki aku memang sengaja melewatkan karena toh tahun lalu udah masuk dan sepertinya pengalamannya sama saja. Lomba cosplay yang selalu menjadi perhatianku tiap tahun juga terlewat dikarenakan sibuknya pengunjung yang mampir di stand AnimeHQ pada hari ketiga. Sayang sih, tapi yah apa boleh buat. Oh dan aku juga ketinggalan demo kendo, sumo dan aikido yang ada di brosur. Entah emang acaranya yang dibatalkan atau aku yang memang kurang informasi.

Salah satu atraksi baru untuk Bunkasai kali ini adalah Maid Cafe atau yang aku dan teman-teman menyebutnya dengan Warung PRT. Hari pertama sempat mengintip sedikit dan sesuai prediksi, "maid" yang ditawarkan jauh dari standar maid yang ada dalam pikiranku. Beberapa teman-temanku memang akhirnya memutuskan untuk berkunjung kesana pada hari ketiga dan sudah kuduga, mereka pulang dengan wajah kecewa. Untung aku nggak ikut haha.

Banyak kejadian yang memorable dalam Bunkasai tahun ini. Selain berkenalan dengan beberapa orang yang hobi sama denganku, aku juga bertemu dengan teman-teman lamaku dari SMA. Salah seorang dari temanku itu ada yang sudah menjadi full-pledged wota JKT48, walaupun dulu semasa SMA dia sama sekali tidak suka budaya Jepang. Namun tentu saja yang paling berkesan adalah hari ketiga dimana aku berada disana hingga malam saat acara penutupan dengan kembang api. Entah kenapa saat malamnya suasananya memang betul-betul terasa seperti festival musim panas di Jepang yang hanya pernah kulihat melalui anime.

Malam itu juga aku bersama teman-teman lainnya pesta WJK/bandrek dalam rangka syukuran AnimeHQ. Party yang galau sekaligus gila. Pembicaraan yang ngalor ngidul mulai dari membicarakan masalah asmara, kepribadian ganda, DotA serta Bunkasai yang semuanya dibahas dengan ditemani segelas wedang jahe buatan Sage. Tak lupa adanya insiden nyasarnya Vikram yang mungkin diakibatkan oleh pengkhianatan yang dilakukannya di pagi harinya. Sekitar pukul 22.00 akhirnya seluruh peserta WJK party pulang ke rumah masing-masing, tak lupa berterima kasih kepada Tang yang telah mentraktir kami semua dengan hasil keuntungan AnimeHQ yang menurutku cukup laris di acara Bunkasai ini. Akhir kata, Bunkasai tahun ini sangat menyenangkan meskipun aku hanya sedikit mengikuti acara yang disediakan tapi hal ini diobati dengan berbagai hal lucu yang terjadi selama berada di stand AnimeHQ. Semoga tahun depan kami semua bisa kembali berkumpul dan mengikuti Bunkasai, meskipun aku yakin pada saat itu kami semua bakal disibukkan dengan tugas akhir masing-masing. Ah, tugas akhir. Aku masih harus memikirkan judul yang akan kupakai.

Rabu, Maret 20, 2013

Persepsi, M.C. Escher dan Roscharch Test

Sensasi dan persepsi erat hubungannya dengan kelima indera manusia. Stimulus yang intensitasnya di atas level tertentu mengaktifkan reseptor (sel penerima rangsang) pada indera kita, hingga terjadilah sensasi yang memungkinkan terjadinya persepsi. Sensasi adalah proses manusia dalam dalam menerima informasi sensoris (energi fisik dari lingkungan) melalui penginderaan dan Persepsi adalah menerjemahkan informasi tersebut menjadi sinyal-sinyal neural yang bermakna.

Pada kesempatan kali ini saya ingin membahas mengenai persepsi dengan menggunakan contoh dari M.C. Escher dan Roscharch Test. Maurits Cornelis Escher atau yang lebih dikenal dengan M.C. Escher adalah seorang pelukis yang gaya lukisannya berhubungan erat dengan ilusi persepsi. Beberapa contoh karya-karya beliau dapat dilihat berikut ini.






Selain itu, ada sebuah test yang disebut Roscharch Test yaitu sebuah tes psikologi menggunakan bercak tinta dimana sebuah subjek tes akan diberikan sekumpulan gambar bercak tinta dan akan ditanyakan bentuk apa yang dilihatnya dari gambar itu. Persepsi dari subjek tes tersebut nantinya akan dianalisa untuk mengetahui karakteristik dari orang tersebut. Berikut beberapa contoh Roscharch test.

 Respon paling banyak dari gambar diatas adalah gambar dua orang.
 Respon paling banyak dari gambar diatas adalah gambar kelelawar atau kupu-kupu.
Respon paling banyak menyatakan gambar diatas adalah gambar dua orang.

Masih banyak gambar Roscharch Test yang lain yang dapat dicari di internet.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktop