Minggu, September 23, 2012

Nonton TV Gak Harus di Depan TV


Dulu, hari-hariku rasanya nggak lengkap tanpa menonton televisi. Pagi sebelum pergi sekolah, sore hari setelah pulangnya, dan malam di saat santai dengan keluarga. Apa yang biasanya kutonton? Selain siaran yang bersifat wajib agar tak merasa ketinggalan seperti siaran berita, umumnya aku menghabiskan waktuku berjam-jam di depan kotak gambar bergerak itu adalah untuk menikmati hiburan dalam bentuk film. Aku masih ingat zaman SD dulu dipenuhi konten-konten menarik untuk anak-anak seusiaku saat itu seperti serial Amigos serta beragam anime-anime yang tergolong bagus seperti Digimon Adventure (yang mana masih merupakan salah satu anime favoritku sepanjang masa), Flame of Recca, Yu Yu Hakusho, Cardcaptor Sakura dan masih banyak lagi. Namun semua berubah saat negara api menyerang aku mulai beranjak dewasa.

Fast forward ke beberapa tahun kemudian si Adlin kecil pun beranjak dewasa dan mulai mengenal kerasnya kehidupan, err, maksudku mulai merasakan betapa sibuknya kehidupan sebagai pelajar. Selain jam pulang sekolah yang makin lama semakin diundur ke sore hari, aku juga disibukkan dengan berbagai les ini dan itu sehingga sering tak ada waktu lagi untuk duduk santai di depan televisi.

Sekitar kelas 2 SMP aku mulai mengenal dengan apa yang disebut internet. Berawal dari ajakan dengan teman-teman sekelas untuk bermain Counter Strike bersama, aku dengan serombongan temanku pun mampir ke warung internet yang letaknya tergolong cukup jauh dari sekolahku saat itu. Mataku terbuka lebar. Jantungku terpacu. Jiwa petualangku (yang kini sudah terkubur dalam) menggelora. Aku menemukan sebuah dunia baru yang lebih luas dari yang aku kira. Sejak itu hingga saat ini aku tak pernah lepas lagi dari dunia maya.

Nah sudah sampai disini, pastilah timbul pertanyaan di benak pembaca: ini mau nulis biografi atau apa sih? Oke-oke, sebelum para pembaca yang budiman sekalian menggerakkan kursor ke simbol x di tab browser kalian, aku akan ke inti dari tulisan ini. Nah, dengan adanya internet aku semakin jarang menonton televisi. Mau berita terhangat? Ada. Film-film seru? Sudah tersedia. Konser musik? Tinggal klik. Toh lagian semua bisa dilakukan cukup dengan duduk di depan komputer saja. Selain itu masalah waktu juga masih menjadi kendala dimana aku semakin sulit meluangkan waktu untuk duduk manis di depan televisi.

Tetapi kadang kala aku merasakan rasanya ada yang kurang jika aku nggak menonton teve. Memang acara-acara yang sekarang tak sebagus yang dulu. Namun tetap ada satu dua program yang minimal harus aku tonton tiap minggu. Akan tetapi sebagai seorang mahasiswa yang menghabiskan waktu seharian di depan PC aku terkadang tidak memiliki cukup waktu untuk diluangkan untuk menonton televisi. Aku pun seakan melupakan eksistensi benda tersebut yang dulunya merupakan satu dari sedikit hiburan yang menemaniku di kala santai.


Kemarin di acara seminar dan workshop Blogilicious Medan 2012 yang diadakan di Amaliun Convention Hall, aku diperkenalkan dengan yang namanya UseeTV. UseeTV adalah layanan inovatif terbaru dari PT Telkom Indonesia yang merupakan sebuah portal hiburan, informasi dan lifestyle. Kontennya berupa berbagai macam konten streaming digital maupun aplikasi, seperti video film, video klip musik, karaoke, Live TV, TV on Demand, Live Streaming Radio dan Radio on Demand. Semua ini dapat diakses melalui berbagai gadget seperti laptop, smartphone, tablet dan nantinya bakal diimplementasikan langsung ke layar televisi. "Wow...", kataku dalam hati, "Ini dia yang kubutuhkan!"

Coba bayangkan saja, aku dapat menonton film maupun klip musik serta live streaming radio cukup dari handphone-ku, dengan kata lain aku bisa menikmatinya kapan saja dan dimana saja! Belum lagi kontennya yang melimpah jumlahnya jika dibandingkan dengan siaran lokal. Ketika aku cek film-film yang sedang diputar terlihat oleh mataku beberapa film-film keren seperti E.T dan 2 Fast 2 Furious. Aku juga dapat menyaksikan video klip music yang aku mau. Selain itu aku tak perlu khawatir dengan koneksi internetku yang terkadang bikin sakit kepala, karena UseeTV memiliki fitur adaptive streaming dimana proses streaming akan disesuaikan dengan bandwidth yang dimiliki user sehingga proses streaming akan berjalan dengan lancar. Hey, ini benar-benar keren! Aku bersyukur dapat hidup di era teknologi!

Cara registrasinya gampang saja, cukup ikuti petunjuk di gambar ini:
Nah alangkah mudahnya bukan? Jika ingin keterangan lebih lanjut silakan kunjungi website resminya di www.useetv.com.

Dengan adanya UseeTV kini aku tak akan ketinggalan lagi acara-acara yang ada di televisi terutama acara favoritku Mario Teguh Golden Ways tiap malam Senin. Aku bisa menontonnya sambil tetap mengetik di depan laptop. Kini aku bisa menonton film-film blockbuster cukup dari handphone dimanapun dan kapanpun. Aku juga bisa menonton ulang acara televisi yang terlewatkan, contohnya konser musik JKT48 yang kadang tak bisa kutonton karena ada kelas. UseeTV memang luar biasa. Nah, apa lagi yang kalian tunggu? Segera daftar ke UseeTV sekarang juga dan nikmati oshimen favoritmu di konser JKT48 beragam konten-konten menarik nan interaktif yang disediakan. "Nonton teve gak harus di depan teve. Orang keren (sepertiku) nonton film, nonton tv, denger musik dan radio pake UseeTV.com"

Rabu, Februari 15, 2012

Snack di Kala Sore

Sore-sore jam 3-an gini emang kadang berasa lapar banget. Celingak celinguk ke dapur, ee rupanya spaghetti dari sarapan tadi pagi masih ada. Jadi kupanasi deh, lumayan lah daripada kelaparan. Seporsi spaghetti plus teh manis dingin siap terhidang untuk menemani sore hari yang sepi dan galau. Galau karena lagi ngebaca Oyasumi Punpun volume 8. Buon appetito!

Delizioso!

Rabu, Januari 18, 2012

#StopSOPA

SOPA. Belakangan kata itu marak terdengar terutama bagi kalian yang menghabiskan waktunya berselancar di dunia maya. SOPA adalah singkatan dari Stop Online Piracy Act. Seperti yang bisa dilihat dari namanya, SOPA ini merupakan sebuah rancangan undang-undang yang akan diajukan ke kongres AS untuk menghentikan pembajakan secara online. Tapi efeknya bisa lebih parah daripada itu, SOPA dapat mengekang kebebasan berinternet secara menyeluruh.
Salah satu bentuk protes Wikipedia
Selain SOPA, ada juga PIPA. Kepanjangan dari PROTECT IP Act. Kenapa pake huruf kapital semua? Karena ada lagi kepanjangannya, yaitu Preventing Real Online Threats to Economic Creativity and Theft of Intellectual Property Act of 2011. Inti dari RUU ini adalah memberikan wewenang kepada pemerintah AS untuk menutup website-website penyedia konten ilegal, bahkan untuk website luar AS.

Awalnya aku nggak terlalu khawatir dengan hal ini. "Kan cuma undang-undang yang bakal berlaku di Amerika", begitu pikirku pada waktu pertama kali mendengar isu ini. Tapi makin lama mataku makin terbuka akan apa yang bakalan terjadi kalau memang RUU ini betul-betul disahkan.

Ada empat dasar perintah utama undang-undang SOPA dan PIPA ini:
  1. Memerintahkan ISP untuk mengubah server DNS mereka dari membaca nama domain suatu situs di negara luar AS yang menyimpan konten ilegal seperti video, lagu, atau gambar (intinya, diblok).
  2. Memerintahkan situs pencari seperti Google atau Yahoo atau lainnya untuk mengubah kueri pencariannya untuk mengecualikan situs yang menyimpan konten ilegal (jadi jika anda cari di situs pencari, situs ini tidak akan ditemukan).
  3. Memerintahkan layanan pembayaran online seperti Amazon, dsb untuk mematikan akun dari situs luar AS yang menyimpan konten ilegal.
  4. Memerintahkan layanan iklan seperti Google Adsense untuk menolak iklan atau pembayaran dari situs luar AS yang menyimpan konten ilegal.
Mengerikan, bukan? Kita udah punya DMCA, mungkin kalian mengenalnya dari pesan "This video was removed" dari YouTube, yang mengharamkan konten hak cipta untuk disebarluaskan di internet dan kini muncul lagi "musuh" yang baru yang bisa mengancam kebebasan kita di dunia maya.

Jika SOPA dan PIPA ini jadi disahkan maka seluruh konten internet akan diawasi. Jelas hal ini menimbulkan reaksi keras dari berbagai kalangan pengguna internet. Hari ini 18 Januari 2012, pergerakan anti-SOPA memulai aksinya dengan cara melakukan "blackout" atau "pemadaman" pada website-website mereka. Salah satu yang paling menghebohkan adalah Wikipedia. Wikipedia memadamkan website mereka selama 24 jam dan cukup membuat repot banyak orang yang selalu menggunakan jasanya. Bahkan di pemadaman Wikipedia ini menjadi trending topic di Twitter dengan hashtag #FactsWithoutWikipedia.

Nah jadi apa yang bisa kita lakukan untuk menanggapi hal ini? Kan kita bukan warga negara AS? Mudah, buka aja website ini dan lakukan apa yang bisa kita perbuat semampu kita. Mari kita bersatu untuk melindungi hak-hak kita!

End Piracy, Not Liberty #StopSOPA

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hosted Desktop